Minggu, 06 Juni 2021

Wasiat Abah Guru Sekumpul tengan Anak - PPSA News & Media

 Wasiat Abah Guru Sekumpul tentang anak

.

1. JANGAN SERING DIBUAT MENANGIS.

Karena kalau anak itu sering menangis atau sedih, otaknya akan sempit ( tidak mau pintar ) buatlah dia ( anak anak kita ) selalu gembira.

.

2. ANAK KECIL ITU SEPERTI WALI ( tidak pernah berbuat berdosa )

Lalu kenapa dia ( anak anak kita ) sering sakit ...???

Sebab dia memikul dosa orang tuanya ( ayah dan ibu ) yang belum bertaubat kepada Allah SWT.

Sebaiknya kita perbanyak taubat kepada Allah SWT dan banyak banyak mengingat Allah SWT ( Istighfar )

.

3. JANGAN SERING DIPUJI DENGAN PUJIAN YANG BERLEBIHAN.

Karena kalau sering di puji akan membuat anak kita akan menjadi sombong atau besar kepala.



4. INGIN MENJADIKAN ANAK KITA MENJADI ORANG YANG ALIM ...

( sholeh dan sholehah ) usahakan ...

1.Carilah pekerjaan yg halal ( berkah ) ...

2.Arahkan anak-anak ke sekolah agama

Carikan guru yang jelas ( faseh ) karena anak anak kita tentunya akan mengikuti gurunya

3.Jagalah makanannya yg benar-benar halal

4.Carikan pergaulan dg teman-teman yg baik

.

5.Kenalkan dan cintakan serta bawa anak-anak kita ke orang-orang sholeh/alim

Dan semoga kita dan anak keturunan kita menjadi anak anak yang alim, sholeh dan sholehah dikumpukan di akhirat bersama Nabi dan keluarganya

Aaamiin


6. Kira Doakan Terus Menerus Dengan Doa yang Baik-baik

"Mudahmudahan jadi anak yang sholeh sambil bertawasshul kepada wali-wali dengan berkat wali mudahan anakku jadi wali.


Bersyukur kepada Allah dengan membaca:


اَلْحَمْدُلِلّهِ رَبّ الْعَالَمِيْن

"Abah Guru Sekumpul telah banyak memberikan Amalan-amalan tentang hal-hal Kebaikan kepada kita semua.


اللّهم صلّ و سلّم و بارك علي سيّدنا محمّد النّبيّ الامّيّ وعل اله و صحبه و سلّم


Semoga kita termasuk orang-orang yang mau mengamalkan apa yang telah di wasiatkan oleh Guru Sekumpul dan semoga anak turun kita akan menjadi anak-anak yang alim, sholeh dan sholehah yang kelak akan dikumpukan di akhirat bersama Rasulullah SAW, Para ulama’ dan auliya’.


امين يارب العالمين

Aamiin Allahumma Aamiin

Sabtu, 05 Juni 2021

Ponpes Suryamedar an Nahdliyyah kembali adakan Rutinan Ahad Siang - PPSA News

 Bandung, PPSA News

Libur telah usai libur telah usai...

Itulah sepenggal kalimat lagu anak - anak TK ketika musim liburan telah selesai, namun ini bukanlah sekedar nyanyian belaka karena merupakan pemberitahuan dari KR. Mohamad Arif Nujaba atau biasa disapa Syaikh Arif, beliau selaku pelayan majlis rutinan Ahad Siang Ponpes Suryamedar An Nahdliyyah yang dipimpinnya, "Setelah liburan Idul Fitri 1442 maka Ahad sekarang kita mulai rutinan mingguan lagi, kegiatan tersebut terbuka untuk umum laki - laki dan perempuan, serta wajib mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, membawa seperangkat alat sholat masing - masing dan dawam wudhu, serta jika ada jama'ah yang memiliki gejala covid cukup mengikuti melaui pengeras suara atau media online." tutur Syaikh Arif

Rutinan Ahad Siang ini dimulai setelah menunaikan sholat Dzuhur berjamaah kemudian Tadarusan al Qur'an, Tawashul, Yaasin, Sholawat Thoriqoh, Pengajian kitab al Adzkar dan tambahan sedikit nasehat atau kisah, kemudian ditutup dengan Wirid Khotaman Khowajikan Thoriqoh Naqsyabandiyah 'Aliyah al Haqqani, Syaikh Arif menjelaskan bahwa dulu beliau mendapat ijasah kitab al Adzkar dari Romo KHR. Abdussalam ra. yang merupakan Mursyid Thoriqoh Naqsyabandiyah al Kholidiyah, sementara dalam Thoriqoh Naqsyabandiyah al Haqqani beliau mendapat bimbingan dari Pangeursa Mursyid Asy Syaikh KHQ. Ahmad Syahid ra. dan berbai'at kepada Mawalana Syaikh Hisyam Kabbani sebanyak 3 (tiga) kali. 
Rutinan tersebut juga bertujuan dalam rangka terus mengamalkan apa yang telah didapat dari para guru yang telah mendahului menghadap kehadirat Allah SWT. juga sebagai rasa terima kasih kepada para guru. 


Jumat, 04 Juni 2021

Pesantren Suryamedar adakan Rutinan Dzikrulloh setiap Sabtu Kliwon - PPSA News

 Manjahbereum, PPSA News & Channel


Romadhon telah usai, kitapun kembali beraktifitas seperti biasa, tak berbeda dengan kegiatan di Pondok Pesantren Suryamedar an Nahdliyyah (PPSA) yang merupakan salahsatu kegiatan pokok Pesantren Suryamedar yaitu berupa Rutinan Dzikrulloh dan Pengajian Umum yang diselenggarakan setiap hari Sabtu Kliwon dimulai pukul 07.00 hingga pukul 10.00 WIB, berdasarkan penuturan dari KR. Mohamad Arif Nujaba atau yang sering disapa Syaikh Arif selaku pendiri sekaligus Pimpinan Pesantren Suryamedar bahwa rutinan ini diselenggarakan atas dasar tasyakur binikmat, "Dahulu Rasuulullah SAW mengadakan tasyakur dihari kelahirannya dengan berpuasa, kalo saya terkadang agak sulit untuk berpuasa dihari-hari biasa maka diselenggarakanlah acara Dzikrulloh dan Pengajian Umum ini sebagai rasa syukur pada Allah SWT, dan akan saya ajak semua teman dan siapapun yang saya kenal agar senantiasa bisa menghadiri acara ini, harapannya ialah agar kelak kita saling bersaksi dihadapan Allah SWT dengan kesaksian yang baik, contohnya kelak kita (serunya pada jamaah yang hadir. red) akan ditanya "Yaa Syaikh Arif, apakah kamu kenal dengan ibu ini? maka saya akan menjawab "Kenal yaa Rabb, beliau selalu hadir dalam pengajian sabtu kliwonan." mudah-mudahan dengan begini kita saling bersaksi dengan kesaksian yang menjadikan kita masuk kedalam surgaNya."

Pada rutinan yang masih dalam suasana Idul Fitri 1442 H ini Syaikh Arif atasnama pribadi dan keluarga juga menyampaikan permohonan maaf kepada jama'ah serta berharap agar segala ibadah yang telah dilaksanakan selama bulan romadhon betul - betul dapat meningkatkan ketaqwaan pada Allah SWT.

Hadir juga pada kesempatan tersebut al Mukarom Ustadz Ali yang merupakan sahabat Syaikh Arif yang sama - sama memiliki jadwal khotbah di Masjid Baiturrahman Manjahbereum Desa Cileunyi Wetan, beliau dimintai untuk memberikan nasehat khususnya bagi Syaikh Arif juga jamaah yang hadir, adapun nasehat yang beliau sampaikan ialah "Kita harus terus mengingat ingat dua hal, yaitu Al Quran dan Kematian, karena Al Quran merupakan salahsatu mukjizat Nabi Muhammad SAW yang bila kita membacanya saja mendapat pahala, juga harus senantiasa mengingat  kematian karena setiap yang bernyawa pasti akan mati."